Every Livin' Things have their Own World

selamat bergabung.............

Rabu, 05 Desember 2012

MANAGEMENT KONTROL KEAMANAN PADA SISTEM


KEPENTINGAN MANAJEMEN KONTROL CBIS
CBIS memiliki beberapa kepentingan diantaranya, untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.untuk memberi dukungan kepada manajer dalam
mengontrol area operasinya

TUGAS KONTROL CBIS
Mencakup semua fase siklus hidup, selama siklus hidup dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan sistem, desain dan operasi
@ Metode Untuk Mendapatkan dan Memelihara Kontrol CBIS :
1. Manajemen dapat melakukan kontrol langsung
2. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO.
3. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenaan dengan proyeknya melalui pihak ketiga
@ AREA PENGONTROLAN CBIS
@ KONTROL PROSES PENGEMBANGA
Untuk memastikan bahwa CBIS yg diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai atau berjalan sesuai rencana harus menjalani tahapan/fase yang antara lain :
@ Fase Perencanaan
Mendefinisikan tujuan dan kendala
* Fase Analisis & Disain
> Mengidentifikasi kebutuhan informasi
> Menentukan kriteria penampilan
> Menyusun disain dan standar operasi CBIS
* Fase Implementasi
> Mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
> Memastikan apakah memenuhi criteria penampilan
> Menetapkan prosedur utk memelihara CBIS
* Fase Operasi & Kontrol
> Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC
> Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan
Yang termasuk dalam kontrol proses pengembangan, yaitu :
1. Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS
2. Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi CBIS
3. Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.
4. Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar CBIS
5. Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
6. Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau CBIS untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan.
7. Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi CBIS dan prosedur yang disetujui oleh manajemen.
* KONTROL DISAIN SISTEM
* Tujuan untuk memastikan bahwa disainnya bisa meminimalkan kesalahan, mendeteksi kesalahan dan mengoreksinya.
* Kontrol tidak boleh diterapkan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya. Nilai atau manfaat adalah tingkat pengurangan resiko.
* Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :
I. Permulaan Transaksi (Transaction Origination)
* Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan transaksi :
1. Permulaan Dokumentasi Sumber
> Perancangan dokumentasi
> Pemerolehan dokumentasi
> Kepastian keamanan dokumen
2. Kewenangan
> Bagaimana entry data akan dibuat menjadi dokumen dan oleh siapa
3. Pembuatan Input Komputer
> Mengidentifikasi record input yang salah dan memastikan semua data input
diproses
4. Penanganan Kesalahan
> Mengoreksi kesalahan yang telah dideteksi dan menggabungkan record yg telah dikoreksi ke record entry
5. Penyimpanan Dokumen Sumber
> Menentukan bagaimana dokumen akan disimpan dan dalam kondisi
bagaimana dapat dikeluarkan
II. Entri Transaksi
* Entri transaksi mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat dibaca oleh komputer. Kontrol ini berusaha untuk menjaga keakuratan data yang akan ditransmisikan ke jaringan komunikasi atau yang akan dimasukkan secara langsung ke dalam komputer. Area kontrolnya meliputi atas :
1. Entri Data
> Kontrol dalam bentuk prosedur tertulis dan dalam bentuk peralatan inputnya sendiri. Dapat dilakukan dengan proses offline/online
2. Verifikasi Data
> Key Verification (Verifikasi Pemasukan)
Data dimasukkan ke sistem sebanyak 2 kali
> Sight Verification (Verifikasi Penglihatan)
Melihat pada layar sebelum memasukkan data ke system
3. Penanganan Kesalahan
> Merotasi record yang telah dideteksi ke permulaan transaksi untuk pengoreksian
4. Penyeimbangan Batch
> Mengakumulasikan total setiap batch untuk dibandingkan dengan total yang sama yang dibuat selama permulaan transaksi
III. Komunikasi Data
* Tanggungjawab manajer jaringan dengan menggabungkan ukuran keamanan ke dalam sistem dan memonitor penampilan untuk memastikan keamanan telah dilakukan dgn baik
* Komputer yang ada dalam jaringan memberikan peluang risiko keamanan yang lebih besar dari pada komputer yang ada di dalam suatu ruangan. Area kontrol ini terdiri dari :
1. Kontrol Pengiriman Data
2. Kontrol Channel Komunikasi
3. Kontrol Penerimaan Pesan
4. Rencana Pengamanan Datacom Secara Keseluruhan
IV. Pemrosesan Komputer
* Pada umumnya semua elemen kontrol pada disain system selalu dikaitkan dengan pemasukan data ke dalam komputer. Area kontrol pada pemrosesan komputer terdiri dari :
1. Penanganan Data
2. Penanganan Kesalahan
3. Database dan Perpustakaan Software
* Sebagian besar kontrol database dapat diperoleh melalui penggunaan Sistem Manajemen Database (Database Management System/DBMS)
* Tingkat keamanan dalam DBMS terdiri dari :
1. Kata kunci (Password)
2. Direktori pemakai (User Directory)
3. Direktori elemen data (Field Directory)
4. Enkripsi (Encryption)
V. Output Komputer
* Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk (output) kepada pemakai (user). Yang termasuk dalam area ini adalah :
1. Distribusi
> Kontrol pada distribusi laporan berusaha untuk memastikan ketepatan orang yang menerima output.
2. Penyeimbangan Departemen Pemakai
> Bila departemen pemakai menerima output dari komputer, maka keseluruhan kontrol dari output dibandingkan dengan total yang sama yang telah ditetapkan pada waktu pertama kali data input dibuat.
3. Penanganan Kesalahan
Kelompok kontrol tertentu dapat ditetapkan didalam area pemakai dengan menjalankan prosedur formal untuk mengoreksi kesalahan.
4. Penyimpangan Record
> Tujuan komponen kontrol yang terakhir ini adalah untuk memelihara keamanan yang tepat terhadap output komputer dan untuk mengontrol penyelesaian yang sia-sia.
5. Penyeimbangan Operasi Komputer
> Kontrol ini memungkinkan pelayanan informasi untuk memverifikasi bahwa semua batch dan transaksi yang diterima dari departemen pemakai telah diproses.
* Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem
Kontrol pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan keamanan.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi 5 area :
1. Struktur organisasional
> Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis, Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.
2. Kontrol perpustakaan
> Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses perpustakaan media hanyalah pustakawannya.
3. Pemeliharaan Peralatan
> Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer (CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang terjadwal / yang tak terjadwal.
4. Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
> Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan penguncian ruang peralatan dan komputer.
5. Perencanaan disaster
* Rencana Keadaan darurat
> Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan
* Rencana Backup
> Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.
* Rencana Record Penting
> Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan kopi duplikat.
* Rencana Recovery
> Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas komunikasi dan pasokan-pasokan

Minggu, 08 Januari 2012

Laporan Proposal (TUGAS 4)

PROPOSAL PENGAJUAN PERSETUJUAN PEMBUATAN PROGRAM

“WATCH OVER” PROTOTYPE TECHNOLOGY

BERBASIS ANDROID

Diusulkan oleh :

Rizki Ramdhani (11109333)


UNIVERSITAS GUNADARMA

DEPOK

2012


KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT Tuhan seru sekalian alam atas segala berkat, rahmat, taufik, serta hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan Proposal dengan judul ” “WATCH OVER” PROTOTYPE TECHNOLOGY BERBASIS ANDROID”.
Dalam penyusunan laporan ini, penulis memperoleh banyak bantuan dari berbagai pihak. Penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibu Anthi Hasibuan sebagai dosen pembimbing yang telah memberikan bimbingan dan arahan sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan ini, serta kedua orang tua, keluarga besar penulis, dan rekan-rekan mahasiswa Universitas Gunadarma yang selalu berdoa dan memberikan motivasi kepada penulis.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih banyak terdapat kekurangan-kekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar proposal ini dapat lebih baik lagi. Akhir kata penulis berharap acuan laporan proposal ini dapat memberikan wawasan dan pengetahuan kepada para pembaca pada umumnya dan pada penulis pada khusunya

Penyusun,

Rizki Ramdhani


[....................................]

ABSTRAKSI

Teknologi saat ini menjadi sebuah andalan bagi setiap orang. Tidak satupun kegiatan keseharian kita yang kita lakukan tanpa teknologi. Hal ini menjadi salah satu permasalahan ketika setiap orang harus melakukan kegiatan yang banyak dalam waktu bersamaaan. Efisiensi waktu, keterbatasan tempat, dan jangkauan sering kerap menjadi sebuah masalah utama bagi manusia.

Permasalan yang saya angkat dalam permasalahan ini ialah mengenai kemudahan bagi siapa saja apabila ingin mencari lokasi atau mengawasi seseorang berupa tampilan lokasi GPS yang ditanamkan pada sebuah Jam Tangan berbasis android. Karena semakin banyaknya orang tua yang memiliki kesulitan dalam mengawasi anak-anaknya, maka dari itu saya mengajukan untuk membuat program ini. Tujuan dari pembuatan program ini ialah membatu mepermudah para orang tua mengawasi anak-anaknya bermain, atau menemukan lokasi seseorang di tempat yang sulit dijangkau. Karena dari laporan survey yang di dapat berdasarkan penyebaran angket sekitar 65% para orang tua mmiliki kesulitan mengawasi anak-anak nya. Dan dengan diciptakannya program yang ditamkan pada sebuah jam tangan, semoga dapat membantu permasalahan yang sering dihadapi.

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG MASALAH

Teknologi semakin hari semakin bertambah maju dan berkembang. Setiap Negara berlomba untuk mencapai sebuah kesuksesan melaului teknologi yang diciptakan dari setiap Negara nya masing-masing. Ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi tolak ukur atas kemajuan suatu Negara. Dengan computer kita bisa mengubah dunia menuju ke masa depan yang lebih baik. Banyak cabang cabang IT yang bisa kita lakukan dalam membantu memajukan Negara ke arah yang lebih baik dengan komputerisasi. Penciptaan akan sebuah teknologi merupakan sesuatu yang sangat berharga. Inovasi dan kreatifitas yang setiap orang ciptakan menjadi sebuah karya dimana yang nantinya bisa menjadi sebuah nilai jual.

Melihat permasalahn yang terkadang sering terjadi, timbulah sebuah pemikiran tentang bagaimana kita dapat menciptakan sesuatu dengan teknologi untuk membantu memecahkan permasalah yang serig kita hadapi. “Watch Over” merupakan nama dari sebuah jam dari produk yang diciptakan untuk membantu setiap orang untuk menemukan atau mengawasi seseorang diluar jangkauan. Beberapa permasalahn ini sering dijumpai oleh oara orang tua yang semakin sibuk dengan rutinitas kerja dan kesulitan dalam memonitoring anak mereka masing-masing. Dengan diciptakannnya produk ini, kami berharap bahwa program yang kami ciptakan dapat berguna bagi orang banyak.

1.2 IDENTIFIKASI MASALAH

Program yang kami tanamkan pada sebuah jam berteknologi android ini sangat membantu para orang tua ataupun siapa saja untuk menemukan lokasi dari orang kita ingin temui. Dengan cukup memasukkan kode dari jam lainnya maka kita dapat mengetahui posisi dan lokasi dimana anak kita bermain atau pergi, sehingga orang tua tak perlu lagi khawatir akan aktivitas si anak.

1.3 BATASAN MASALAH

Program ini di design khusus untuk ‘searching and discovering’. Fungsi utama program pada jam ini hanya dalam lingkup pencarian lokasi dan peta lokasi, seperti halnya aplikasi Foursquare pada Blackberry.

1.4 RUMUSAN MASALAH

Aplikasi ini dijalankan dengan bahasa pemrograman java, yang ditanamkan pada sebuah OS base Android dari jam itu sendiri. Program ini memiliki cara kerja dengan menangkap sinyal kode feedback yang dimana kode yang dimaksudkan telah deregister sebelumnya. Dengan bantuan satelit, si program dapat memberikan peta lokasi dari target yang kita ingin cari.

1.5 TUJUAN PROGRAM

Program ini memiliki tujuan :

· Mempermudah orang tua dalam mengawasi anak-anaknya,

· Mempermudah dalam mencari seseorang di tempat yang ramai,

· Mempercepat pencarian lokasi yang ingin kita cari.

1.6 MANFAAT PROGRAM

Membantu Para orang tua atau siapapun dalam mencari lokasi anak atau teman-temannya.

BAB II

LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS

2.1 LANDASAN TEORI

Program ini memiliki kesamaan dengan aplikasi yang sering kita gunakan yaitu Foursquare. Program ini Menggunakan bahasa perograman java,yang mungkin nantinya bisa digunakan dengan menggunakan bantuan 3D MAX.

2.1 HIPOTESIS

Lalu Bagaimana jika lokasi tidak dapat diidentifikasi/ ditangkap oleh sinyal feedback?? Pada permasalahan ini kami mengakui kelemahan software yang kami ciptakan ini ialah hanya membaca Lokasi dan peta user yang kode nya telah di input layaknya menambahkan kontak blackberry pada handphone anda. Selain itu permasalah pun sering dijumpai ketika kita berada di tempat dimana signal handpone tak terdeteksi karena tidak semua tempat dapat diketahui keberadaannya seperti apabila anda berada ditengah hutan atau tempat terpencil lainnya.

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN

Semua kegiatan dan aktivitas pembuatan program dan pengumpulan angket dan lain-lain kami lakukan di home base kami “hogsmade” yang berlokasi di Jalan Kasuari no.16 Kemang, Jakarta Selatan. Pembuatan program ini memakan waktu kurang lebih 3 bulan 16 hari sejak bulan September 2011.

3.2 METODE PENELITIAN

Pada Pembuatan program ini kami menggunakan metode indentifikasi dan konklusi. Kami mencoba meneliti kegiatan yang akhir-akhir ini sering terjadi dan para orang tua khawatirkan. Kami bertanya kepada beberapa orang tua yang sebagian besar berdomisili di kota-kota besar dan sebagian besar berfrofesi sebagai wanita karir dan pekerja kantoran.

3.3 TEKNIK DAN ANALISIS DATA

Dengan mengumpulkan beberapa pendapat dan argumen berupa usulan-usulan dan penarikan kesimpulan akhirnya program ini dapat terselesaikan. Dalam hal ini kami menggunakan teknik analisis dalam dan untuk proses kebijakan (analysis in and for policy process) untuk menghindari penduplikasian program.

HALAMAN PENGESAHAN

Judul Pengesahan : Proposal Pengajuan Persetujuan Pembuatan Program “Watch Over” Prototype Berbasis Andriod,

Pelaksana Kegiatan

a. Nama Lengkap : Rizki Ramdhani

b. NIM : 11109333

c. Universitas : Gunadarma

Depok, 8 Januari 2012

Menyetujui :

Dosen Pembimbing Ketua Jurusan Sistem Informasi

( Dr.Anti Hasibuan) (Dr. Setia Wirawan )

Pembantu Rektor Tiga

( Dr.Irwan BAstian)

DAFTAR PUSTAKA

http://en.wikipedia.org/wiki/Prototype

http://carapedia.com/laporan_kegiatan_info742.html

http://merahitam.com/contoh-proposal.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Foursquare

http://graveminds.blogspot.com/2011/12/proposal.html

Kamis, 05 Januari 2012

3DS Max Aplikasi Pengolah Gambar Terbaik

Industri di bidang teknologi berkembang semakin pesat. Aplikasi yang digunakan dalam pengolahan gambarpun semakin berkembang salah satunya aplikasi yang sangat saya gemari dan saya anggap terbaik yaitu 3Dmax.
3D Studio Max atau biasa disebut 3DS MAX adalah sebuah software visualisasi (modeling dan animasi) 3 Dimensi yang populer dan serba guna. Hasil dari desain dan animasi dari 3DS Max sendiri sering digunakan di pertelevisian, media siar, web, games, modeling 3D dan lain-lain. Hmmm,, sangat menarik bukan , Desain 3Dimensi ditambah Animasi.

Tampilan 3D Studio Max?

Tampilan 3D Studio Max terdiri dari beberapa bagian pokok, yaitu
  • Menu Bar
  • Tool Bar
  • Viewport
  • Command Panel
  • Animation Control
  • Viewport Control

Menu Bar
Menubar yaitu menu pulldown yang merupakan menu utama dari program 3D Studio Max dimana memuat semua perintah pokok dari membuat file baru hingga menutupnya. menubar
Tool Bar
Tool bar merupakan tombol menu yang berposisi dibawah Menu Bar yang berbentuk simbol-simbol untuk mempermudah dalam proses penggunaan perintah.toolbar
Viewport
  • Viewport merupakan layar kerja/bidang kerja dari program 3D Studio max yang dimana secara Default terdiri dari 4 bagian, yakni
  • Top
  • Front
  • Left
  • Perspective
Viewport
View port dimana kita bisa melihat perintah dijalankan merupakan/dinamakan viewport aktif, tanda dari viewport aktif adalah adanya tanda kuning pana stage/area yang terpilih.

Command Panel
Pada bagian dari 3D Studio max ini, Command panel dapat melakukan pengaturan terhadap objek melalui parameter objek yang akan dibuat, juga dapat mengakses perintah sebagaimana yang terdapat dalam menu bar atau menu tab. Perlu diketahui, hampir separuh dari fasilitas aplikasi desain dan animasi 3DS Max ini dapat diatur melalui command panel.command panel

Animation Control
Animation Control merupakan fasilitas di mana akan dilakukan pengaturan terhadap animasi objek, durasi animasi dan menjalankan animasi, di sinilah letak perbedaan hebat antara program 3D Studio Max dengan program lainanimation control

Viewport Control
Merupakan navigasi viewport di mana dapat memperbesar tampilan gambar atau objek dengan memperbesar viewport jika ingin melihat objek yang tidak tampak karena keterbatasan bidang.viewport control
dari artikle yang saya temukan di atas, kita sekarang mengetahui beberapa kegunaan dari aplikasi 3D max ini. Semoga blog ini dapat berguna bagi siapapun pembaca nya.

sumber ;