Every Livin' Things have their Own World

selamat bergabung.............

Rabu, 08 Juni 2011

Mengelola perubahan organisasi dan perencanaan SDM

Organisasi harus dapat merespon dari banyak kejadian yang disebabkan oleh perubahan -perubahan kekuatan lingkungan yang mempengaruhinya. Karena sebagian besar perubahan melibatkan manusia dan akan mempengaruhi kinerja karyawan, perubahan ini memiliki implikasi utama pada pengelolaan SDM dan menimbulkan isu (informasi) yang signifikan bagi pihak-pihak yang terkait dengan SDM. Untuk dapat membahas implikasi ini dengan efektif, organisasi perlu memahami perubahan tersebut dan memahami proses perubahannya. Manajer harus menerima dan menyampaikan pada karyawan untuk menerima gagasan bahwa perubahan adalah sesuatu yang di perlukan dan merupakan proses yang berkelanjutan. Kekuatan lingkungan yang menyebabkan perubahan organisasi berubah-ubah dari waktu ke waktu dan dari bisnis yang satu ke bisnis yang lainnya.

    Tiga contoh perubahan organisasi yang memiliki implikasi utama terhadap pengelolaan SDM dan sangat mungkin tetap berlangsung dalam abad 21(masa datang), adalah:

  1. perubahan yang terus berlangsung ke arah strategi yang berfokus pada konsumen dan kualitas total;
  2. restrukturisasi organisasi dan terus berlangsungnya upaya perampingan perusahaan dan pemutusan hubungan kerja; dan
  3. inisiatif untuk merespon terhadap tuntutan angkatan kerja yang semakin beragam.

    

Mengelola perubahan organisasi membutuhkan waktu terutama menggabungkan kemampuan SDM dengan kondisi organisasi yang ada. Lebih dari itu, proses perubahan itu sendiri membutuhkan waktu: karena organisasi merupakan sistem yang kompleks dengan berbagai ketergantungan, dengan mengadakan perubahan berarti melakukan kerjasama dan kemitraan antar manajer lini, profesional SDM dan semua karyawan. Idealnya, kerjasama ini terjadi selama berlangsungnya semua fase perubahan, dimulai dari pengertian terhadap sifat perubahan organisasi itu sendiri dan terus berlanjut pada perencanaan, pelaksanaan, penilaian kembali, dan penyesuaian kembali SDM. Fase "perubahan organisasi dan perencanaan SDM" mengacu pada kegiatan dan proses yang berhubungan dengan penggabungan, perencanaan kembali dan reposisi SDM organisasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar